Tahun 2021, Anggaran Digitalisasi Sekolah Sebesar Rp3 Triliun



Program digitalisasi sekolah menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di tahun 2021. Tidak hanya terkait pengadaan alat elektronik, pada program digitalisasi sekolah ini, Kemendikbud akan membuat suatu platform di mana para guru bisa dengan mudah mengunduh kurikulum dan memilih kurikulum dalam bentuk modul-modul sehingga proses pembelajaran akan jauh lebih efisien.


“Begitu jadinya. Digitalisasi sekolah itu bukan hanya penyediaan sarana TIK tetapi juga mempermudah guru untuk memilih apa yang paling cocok untuk anaknya,” terang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (5/11/2020).


Untuk tahun depan anggaran untuk digitalisasi sekolah mencapai Rp3 triliun. Rencananya, setiap sekolah akan menerima 15 laptop dan satu access point. Laptop yang akan diberikan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti untuk asesmen kompetensi minimun, asesmen nasional, praktikum dan lain sebagainya. 


Mendikbud melakukan kunjungan kerja ke Kota Palu, Sulawesi Tengah selama dua hari sejak Rabu (4/11/2020). Sejak tiba di Kota Palu pada sore hari, Mendikbud langsung bertolak ke SMK Negeri 8 Kota Palu. Kemudian di hari kedua, Mendikbud berkunjung ke TK Alkhairat, TK Nurul Jamiah Talise, SD Negeri 15 Kota Palu, SMK Negeri 7 Kota Palu, dan SMA Negeri 2 Kota Palu.


Selain memastikan pembangunan sekolah pascagempa berjalan dengan baik, Mendikbud juga melakukan diskusi terbuka dengan para guru, kepala sekolah, dan para pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) terkait program dan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel